Selasa, 07 Januari 2014

HIDUP

Sebagian besar kebijakan hidup kita
berasal dari penyesalan atas kesalahan,
yang menjadikan kita hormat kepada Tuhan
dan tegas memilih kebaikan.

JIKA kehidupan ini BISA diulangi,
saya akan mengulangi semua
kesalahan saya dulu, LEBIH AWAL,
sehingga saya bisa


mencapai kebijakan lebih awal,
dan bebas menghadapi kesalahan baru.

Karena,
Orang yang tak pernah membuat kesalahan,
biasanya salah seumur hidup.

Kehidupan kita dilandasi
oleh taubat atas kesalahan
dan ditegakkan dengan
dinding kesyukuran.

Maka, sikapilah kesalahan
sebagai pelajaran
yang membijakkan kehidupan
dan janganlah hati ini terputus
dari rasa syukur.

Dan untuk saya sendiri,
saya akan mengulangi
semua kesalahan saya,
hanya … lebih awal.


Untuk yang hatinya galau,
bisikkanlah

Tuhanku Yang Maha Penyayang,

Aku selalu merasa kurang,
tak pandai, paling tak beruntung,
dan terkadang batinku bertanya
mengapa Engkau tak adil kepadaku.

Aku sadar bahwa menyalahkan-Mu
itu salah, dan karenanya Tuhanku
maafkanlah aku.

Tuhan,
rahmatilah aku dengan kemandirian
yang cukup untuk diriku sendiri,
dan agar yang kulebihkan
adalah untuk kebahagiaan sesama.

Aamiin


Berambisilah.

Sesungguhnya,
ambisimu menentukan ketinggianmu.

Perbaikilah pengertian umum
yang salah mengenai ambisi.

Orang yang membenci ambisi
adalah mereka yang merasa
terlukai dan direndahkan oleh
ambisi orang lain.

Maka pastikanlah ambisimu,
yaitu kerinduanmu untuk menjadi
pribadi besar yang berwenang
memajukan kebaikan bagi
sesamamu dan alam,
menjadikanmu pribadi yang santun
dan penuh kasih.

KECEWA
Kekecewaan adalah kekuatan
yang seharusnya menjadikan Anda
berlaku lebih tegas untuk
tidak dikecewakan lagi.

Orang yang sering kecewa,
biasanya tidak belajar dari
kesalahan atau pengingkaran janji,
tetap mengulangi
cara memutuskan yang salah,
dan mempercayai orang
yang suka dusta atau khianat.

Jika kita ikhlas belajar
dari kekecewaan kecil,
kita tidak akan dipaksa merasakan
pedihnya kekecewaan besar.


Hati yang bimbang,
bisikkanlah

Tuhanku Yang Maha Benar,

Aku datang berserah kepada-Mu
karena telah letih ku bernafas
dalam rasa khawatir dan takut
akan ketidak-pastian ini.

Tuhan kecintaan hidupku,
sesungguhnya kedamaianku
hanya seperkasa keberserahanku
kepada kekuasaan-Mu.

Aku mohon Engkau menegaskan hatiku
untuk menetapkan pilihanku,
yang walau tepat atau tidak,
adalah jalan menuju kebaikan hidupku.

Aamiin


Yang sedang marah,
bisikkanlah

Tuhanku Yang Maha Sabar,

Aku menghadapkan wajahku
yang letih karena rasa marah
yang membara di bawah sekam hatiku,
dan memohon Engkau menyejukkan
hatiku yang gelisah ini.

Aku tahu,
semakin besar kemarahan
yang kupelihara di hati ini
mengenai yang sudah terjadi,
akan semakin kecil kemampuanku
untuk hidup damai
menyambut kejadian baik
di masa depanku.

Tuhan, damaikanlah hatiku

Aamiin



Yang sulit berdamai
dengan dirinya sendiri,
bisikkanlah

Tuhanku Yang Maha Lembut

Bantulah aku menjadi pribadi
yang lebih anggun, berlaku penuh kasih
terutama kepada diriku sendiri.

Aku telah lama berlaku kejam
kepada diriku sendiri,
menyesali kelemahannya
dan menyalahkannya atas keadaanku.

Mengapakah aku bisa berlaku
tanpa rasa kasihan kepada diriku sendiri?

Maafkanlah aku Tuhan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar